Followers

Thursday, October 16, 2014

SESAMA MANUSIA KITA BOLEH KRITIK.

Bekas Mufti Perlis, Datuk Dr Mohd Asri Zainul Abidin ( gambar ) berkata masa ini kebanyakan ahli politik menjadikan Islam sebagai senjata politik.

Menurut Dr Asri, sepatutnya Islam dijadikan panduan untuk memperbaiki politik dan bukannya dijadikan alat permainan untuk dijadikan sebagai hujah untuk berpolitik.

“Ini kerana saya lihat ada ahli politik daripada PAS dan Umno yang bergaduh dan selepas itu mengeluarkan dalil-dalil mereka.

“Saya tidak setuju nama Islam dieksploitasi dan digunakan untuk tujuan yang salah,” katanya ketika menyampaikan tazkirah di Parlimen.

Tambahnya, mengkritik ulama tidak semestinya mengkritik agama Islam.

“Kita perlu bezakan antara mengkritik ulama dan Islam.

“Tidak salah kritik ulama, dia pun manusia, yang kita tidak boleh kritik ialah apa yang Allah dan Rasul kata,” jelasnya.

Ujarnya, beliau menasihati kepada ahli politik supaya berhati-hati dalam menggunakan dalil ketika berpolitik. -FMT

ULASAN GB

Daripada pemerhatian GB, apa yang berlaku kita ialah ketaksuban telah mengambil tempat dan berselindung dengan istilah wala'. Sebelum ini GB sudah mengulas. Petikan:

Kemudian hari ini diluluskan juga usul dari Dewan Ulama menuntut tindakan terhadap pihak yang mengkritik Presiden PAS Datuk Seri Abdul Hadi Awang dan kuasa Majlis Syura.

Sampai begitu sekali, tak boleh kritik Presiden, tak boleh kritik Majlis Syura Ulama. Mereka kononnya sebagai kumpulan makhluk suci yang tidak boleh disalahi. Ini amat pertentangan dengan ajaran Islam dimana Rasulullah sendiri berlapang dada apabila dikritik. Rasulullah pernah ditanya oleh seorang sahabat:

"Wahai Rasulullah, apakah kata-katamu itu wahyu dari Allah atau pendapatmu sendiri?”

"Oh Khabab. ia adalah pendapatku semata,”jawab Rasulullah.

"Wahai Rasulullah, jika aku boleh memiliki pendapat, menurutku tempat ini tidak strategis. Sebaiknya kita pindah ke tempat air yang paling dekat dengan musuh. Kita membuat markas di sana dan menutup sumur-sumur yang ada di belakangnya. Kita buat lubang-lubang dekat perkemahan dan kita isi dengan air hingga penuh. Dengan demikian kita akan berperang dan mempunyai persediaan air yang cukup. Sedangkan musuh tidak mempunyai persediaan air minum,'' jelas Khabab.

Marahkah Rasulullah pendapatnya dibantah oleh salah seorang sahabatnya? Alih-alih murka dan memerintahkan “sahabat lancang” itu untuk menuruti perintahnya, setelah berpikir sejenak, seraya tersenyum senang Rasulullah malah berkata:

"Pendapatmu sungguh lebih baik dari pendapatku." Dan kemudian sejarah mencatat, strategi tersebut sangat ampuh dan menjadikan kaum Muslimin bisa memenangkan pertempuran atas orang-orang Quraisy Mekah.

Sedangkan Rasulullah saw sendiri berlapang dada untuk menerima pandangan "orang bawahan"...

Sepertimana Ibnu Qayyim apabila dikritik kerana menyalahi pendapat gurunya Imam Ibnu Taimiyah, beliau berkata: Aku menyayangi Ibnu Taimiyah, tetapi kebenaran itu lebih aku sayangi daripada Ibnu Taimiyah.

Jadi dimana justifikasi Presiden dan ahli Majlis Ulama tidak boleh dikritik. Maksumkah mereka?

Kemudian ada pula seorang pemimpimpin parti menyatakan bahawa Presiden mempunyai kuasa pemutus. Majlis Syura mempersetujuinya. Tak perlu rujuk AJK PAS Pusat. Dah jadi komunis. Guna sistem autokrasi. Tiada lagi demokrasi. Hujjah mereka menyatakan hanya ulamak yang tahu bab Al-Quran, Hadith, Ijma dan Qias yang merupakan tunggak tertinggi perlembagaan PAS. Jika demikian apa guna pilih AJK PAS PUsat setiap dua kali bermuktamar? Bukankah mereka itu dipilih menjadi "wakil" daripada orang bawahan?

Malah jika disemak Al-Quran amat jelas ada perintah Allah supaya bermesyuwarah, bukan menggunakan kuasa veto ketua.


Dan juga (lebih baik dan lebih kekal bagi) orang-orang yang menyahut dan menyambut perintah Tuhannya serta mendirikan sembahyang dengan sempurna; dan urusan mereka dijalankan secara bermesyuarah sesama merekadan mereka pula mendermakan sebahagian dari apa yang Kami beri kepadanya;

"Bermesyuarah" ertinya apa? Guna kuasa veto presiden seorang sajakah yang bercakap dengan dinding?

Kemudian memaksa pula suruh wala. Jika tidak tindakan disiplin akan diambil. Huh!

Beginilah. Jika merasakan Pakatan Rakyat sudah tidak lagi sesuai dan tahaluf siyasi sudah tidak dapat dilaksanakan seperti kata Timbalan Mursyidul Am PAS, Dato Dr. Haron Din, apa kata jika PAS berpisah saja dari Pakatan Rakyat? Kita lihat saja nanti kesannya kepada parti Islam SeMalaysia?

Dan jika pengkritik-pengkritik Presiden dan Majlis Syura Ulama nak dikenakan tindakan, apa kata jika pecat saja semua pemimpin dan ahli yang mengkritik supaya PAS hanya menjadi kumpulan UG (Ulama Group)?

InsyaAllah, bagi GB jika dipecat sekalipun, jiwa GB redha dan tenang, kerana kebenaran itu lebih berhak untuk diikuti.....

Selama menjadi blogger ini pun GB sudah berusaha untuk melakukan yang terbaik untuk parti. Setidak-tidaknya sejak zaman reformasi dan alhamudillah, PAS telah berjaya cemerlang hasil usaha sedikit ini dari para blogger yang menyebarkan maklumat dan berjuang dari alam langit (siber).

Tiada siapa ambil tahu perit dan susah payah kami selama ini.

Namun, walaupun parti tidak menghargai jasa kami, kamihanya mampu berdiam diri kerana kami yakin Allah itu sentiasa Maha Melihat dan Maha Mengetahui dan Dia berjanji tidak akan sia-sia orang-orang yang berbuat kebaikan. Balasan adalah ditanganNya. Malah jika Dia tidak mengganjari kami pun kami terima kerana itulah keikhlasan kami sebagai hambaNya di dalam perjuangan menengakkan kebenaran dan menghapuskan kebatilan. Bukan mudah untuk mencapai maqam "keikhlasan" itu kalau tanpa pertolonganNya jua...

Wednesday, October 15, 2014

MEREKA YANG SUKA MEMBAZIR - MERDEKA .COM


Merdeka.com mendedahkah beberapa pemimpin hidup mewah dengan menggunakan peruntukan rakyat untuk kepentingan sendiri. Di perturunkan beberapa pemimpin ada ada kaitan dengan isu tersebut. Apakah pemimpin kita terlibat?
 
Merdeka.com - Setiap pemimpin negara tentu mendapat fasilitas untuk hidup serba mewah. Mereka juga biasa mendapat layanan terbaik di mana pun dan kapan pun.

Namun tidak semua pemimpin negara bisa secara bijak membelanjakan uang negara untuk keperluannya. Mereka sering kali terjebak pada kehidupan penuh materi dengan berbelanja barang mewah menggunakan uang negara sementara rakyatnya masih kelaparan.

Bukan itu saja. Mereka juga ada yang sampai merayakan ulang tahun dengan berfoya-foya hingga menghabiskan biaya miliaran rupiah.

Siapa saja pemimpin negara terkenal boros dalam membelanjakan uang negara dan menyalahgunakan kekuasaannya? Ikuti ulasannya berikut ini seperti berhasil dihimpun merdeka.com.

Mulai dari :

1. Robert Mugabe bakal habiskan Rp 11,8 miliar 
buat pesta ulang tahun ke-90

Merdeka.com - Presiden Zimbabwe Robert Mugabe dikabarkan akan merayakan ulang tahun ke-90 tahun ini dengan biaya Rp 11,8 miliar.

Rencana itu dikecam karena kondisi negara sedang mengalami krisis keuangan, banyak pengangguran dan lambatnya pertumbuhan ekonomi, seperti dilansir surat kabar the Guardian, Rabu (19/2).

Mugabe tercatat sebagai pemimpin negara tertua di Afrika dan kedua di dunia setelah Presiden Israel Shimon Peres. Pada perayaan ulang tahunnya tahun lalu Mugabe membagi-bagikan koin emas dan dia dihadiahi kue ulang tahun seberat 89 kilogram.

"Sangat tidak pantas merayakan ulang tahun pemimpin negara dengan kemewahan berlebihan ketika rakyat sedang mengalami banjir dan ekonomi memburuk," ujar Dewa Mavhinga, pengamat di lembaga pembela hak asasi Human Right Watch.

2. PM Malaysia Najib Razak habiskan 
Rp 2,5 triliun buat ke luar negeri

Merdeka.com - Majalah the Heat di Malaysia pada November tahun lalu menerbitkan laporan tentang biaya boros perjalanan ke luar negeri Perdana Menteri Najib Razak dan bayaran lembaga konsultannya. Dalam kunjungan ke luar negeri Najib juga kerap mengajak istrinya naik pesawat jet.

Menurut the Heat, sejak Januari hingga Oktober 2013 Najib tercatat menghabiskan dana sebesar Rp 2,5 triliun untuk membayar konsultan pribadi, seperti dilansir? freemalaysiatoday.com, dua bulan lalu.

Pemerintah menyewa konsultan untuk membuat perencanaan pembangunan. Mereka juga membayar perusahaan hubungan masyarakat global untuk memoles citra Malaysia di luar negeri.

3. Berlusconi belanja hadiah hingga Rp 48,5 miliar

Merdeka.com - Mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi pernah menghabiskan Rp 48,5 miliar kontan untuk memberi hadiah kepada para artis perempuan dan pembawa acara televisi yang menyukai dia pada 2011. Berlusconi juga tercatat membeli perhiasan senilai Rp 5,8 miliar buat hadiah kepada perempuan-perempuan pengagumnya.

Laporan dari koran La Repubblica pernah menyatakan pada Januari 2007 hingga Juni 2008 Berlusconi membayar senilai Rp 275 miliar kepada teman-teman dan koleganya, termasuk rekan politik, staf pribadi dan kakaknya Paolo, seperti dilansir koran the Guardian, 2011 lalu.

Total uang dihabiskan Berlusconi buat para perempuan muda di sekelilingnya mencapai Rp 43,6 miliar.

4. Kim Jong-un habiskan Rp 8,4 trilun
 buat belanja barang mewah

Merdeka.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un hobi belanja barang-barang mewah, termasuk piano, mobil, dan teater pribadi berkapasitas 1.000 orang. Kabar itu didokumentasikan dalam Penyelidikan Komisi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap catatan hak asasi Pyongyang.

Terkenal atas gaya hidup mewahnya, Kim mengambil alih rezim pemerintahan Korea Utara dari ayahnya, Kim Jong-il, pada 2012, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Kamis (20/2).

Di tahun itu, laporan komisi PBB setebal 374 halaman menemukan pengeluaran Kim Jong-un untuk belanja barang-barang mewah mencapai Rp 8,4 triliun hanya dalam setahun. Ini dua kali lipat lebih banyak dari pengeluaran terakhir dilakukan ayahnya, yakni Rp 3,9 triliun dalam satu tahun.

Dirilis pada Senin lalu, setelah melakukan penyelidikan selama satu tahun terhadap negara itu, laporan PBB itu menemukan barang mewah impor ke Korea Utara, termasuk puluhan mobil Mercedes-Benz kelas atas, puluhan piano, dan sebuah teater pribadi berkapasitas 1.000 orang.

Koran the Telegraph melaporkan teater itu akan digunakan oleh teman-teman Kim buat mengamankan kekuasaannya.

Seorang mantan pejabat rezim yang melarikan diri mengatakan dalam kesaksiannya di Komisi PBB, bahwa Kim menggunakan uang hasil perdagangan gading dari Afrika ke China, dan penjualan alkohol secara rahasia ke negara-negara Islam.

Komentar dari mantan pebasket NBA asal Amerika Serikat, Dennis Rodman, bahwa gaya hidup Kim layaknya sebuah pesta bintang tujuh dengan banyak koktail, kapal pesiar mewah dan jet ski di pulau pribadinya, dibuat setelah Rodman mengunjungi Pyongyang pada Oktober tahun lalu. Ini mendukung klaim dari Komisi PBB.

Meskipun sanksi PBB yang tegas pada Korea Utara dalam upaya untuk menghentikan aliran barang-barang mewah ke negara itu, laporan tidak menyelidiki bagaimana barang-barang itu bisa diimpor ke Korea Utara.

Meski Kim hidup dalam limpahan harta benda mewah namun dalam laporan terbaru dari Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) pada November lalu menyatakan Korea Utara tetap menjadi satu dari 34 negara miskin di dunia dan membutuhkan bantuan dari luar negeri untuk menghidupi rakyatnya.

FAO memperkirakan sekitar 2,8 juta orang di Korea Utara berjuang buat bertahan hidup akibat kekurangan gizi dan kurangnya protein penting dan lemak dalam pola makan mereka.

5.Netanyahu belanja Rp 294,2 miliar 
buat borong lilin dan bunga

Merdeka.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ketahuan memborong lilin wangi dan bunga seharga total Rp 294,2 miliar. Semua itu demi menata kantornya.

Netanyahu memang tengah mendapat sorotan lantaran boros. Ini belum termasuk menata taman depan kantornya, seperti dilansir surat kabar Maariv, Desember lalu.

Lelaki akrab dipanggil Bibi ini memang gemar hidup bermewah-mewahan. Tahun lalu dia juga disorot sebab menyewa jet pribadi seharga triliunan rupiah padahal ekonomi Israel tengah terpuruk.

Bibi pun tidak lupa Menyisihkan duit buat membeli es krim untuk dirinya. Meski borosnya terlihat jelas publik namun juru bicara kantor perdana menteri Israel mengatakan dana ini sudah jauh berkurang dari tahun lalu. "Angka belanja perdana menteri dan kebutuhannya sudah jauh berkurang," ujar juru bicara itu.


No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.